Archives

gravatar

Pewaris para Nabi



Ulama ...
dengan ilmu, engkau tuntun kami menjadi mulia
dengan hikmah, engkau bimbing kami lebih bijaksana
dengan akhlak, engkau menjadi uswah hasanah
menyambung rantai taqwa, mengenalkan ajaran RasulNya

Dalam kekosongan kami ...
engkau tuangkan air pengetahuan, ...
pelepas dahaga, haus arti dan makna kehidupan
Dalam pencarian kami ...
engkau tunjukkan arah
kepada siapa kami menyembah ...
kepada siapa kami berserah diri
kepada siapa kami haturkan ikhtiar ini
kepada siapa kami berkaca
kepada siapa kami mencinta, perisai nafsu kabut logika ini ...
kepada siapa kami akan kembali,
mempertanggungjawabkan tiap langkah dalam perjalanan singkat ini

gravatar

Betapa Dia Mencintaiku



Tanpa sehelai benang pun ku dilahirkan
lemah tak berdaya
rapuh tak bisa mengeluh
menangis seakan tanpa habis
memohon rahmatNya ...
lewat tangan-tangan hambaNya yang mulia
Sungguh betapa Dia Mencintaiku

gravatar

Derma Dzikir



purnama sempurna
memantulkan sinar sang surya
di tengah malam ...
di tengah satuan masa ...
ia pun berdzikir

mendung beriring
mendekap sebagian terik
mewarnai langit dengan aura klasik
menggendong massa air
ia pun berdzikir

gravatar

Janji Abadi



apa yang terucap ...
apa yang terlepas ...
apa yang terlaksana ...
menjadi tanggung jawab setiap yang bernyawa

berjalan pelan penuh perhatian
memegang erat agar tak lepas amanat
menggigit dengan geraham ...
menuangkan asa,
menulis ..., perisai alpa

gravatar

Dengan quran ku bertasbih



tak ingin menyerah pada sang waktu
tak ingin kalah pada sang ruang
kan kutancapkan kalamMu
kan kutasbihkan dalam amalku
di titik paling putih sanubariku

gravatar

Tahun baru dalam sederhanaku




Ya ..., dalam sederhanaku
aku tahu hari ini adalah tahun baru
namun bukan berarti semua harus baru
hanya yang kurang produktif atau tidak efektif
penghalangku untuk maju

Ya ..., dalam sederhanaku
aku tahu hari ini telah berganti satuan
namun bukan berarti sudah cukup pengalaman
karena masa belajar adalah sepanjang jalan kehidupan
terus bermimpi, berdoa dan ikhtiar tuk mewujudkan

gravatar

denganMu aku hidup




Mati suri terasa
ketika aku sebagai manusia biasa
diterjang badai
diterpa prahara

hampa tak bertuah
ketika aku sebagai budak logika
terbatas dinding pandang mata
tertutup duka dan kecewa

Kering keringat tertumpah
air mata tak lagi bisa berkata
membentur dinding jalanan
waktu pun berkeping terpecah

.....

ajibtu ...
Rasululloh memulai pesannya
sebuah takjub akan sikap yang mulia
seorang mukmin, tertaut hatinya pada Sang Pencipta

gravatar

Membelai hati sang bidadari


Ilustrasi : by Danang Kawantoro


Aku takut engkau tergoda ...
karena itu aku diam
Aku takut engkau goyah ...
karena itu aku diam

aku takut ada yang kecewa
aku takut ada yang terluka
aku takut ada yang terhina
karena itu aku diam

aku takut tak bisa menjaga
aku takut potensi yang tak bisa diduga
aku takut jatuh ke dalam dosa
karena itu aku diam

gravatar

Engkau berhak atas jilbabmu



Terjulur jilbabmu ...
megah auramu
tertutup auratmu
mengikuti perintah Tuhanmu

Terjulur jilbabmu ...
menghiasi akhlaqmu
turut menjaga agar tak lusuh
oleh kebebasan yang kita sendiri tak tahu apa itu

gravatar

Jadilah khadijahku




Hitam awan itu tabirku
tak dapat melihat jelas cahaya dalam istikhorohku
apakah telah lurus niatku ...?
apakah telah tulus, tawakkalku ...?
apakah cintaku mengikuti sunnah RasulMu ...?
apakah dia untukku...?

ikhtiarku ...
dalam baca ...
dalam keringat yang tercurah ...
dalam waktu yang terpecah
dalam logika yang diasah
dalam do'a ...
menjawab anugerah dan amanah Sang Penguasa hati dan jiwa

gravatar

Mengapa aku padaMu



Sungguh Mahal harga nyawa ini
Sungguh tak tergantikan kesehatan ini
Sungguh Indah rasa dalam hati
Sungguh ..., aku tak bisa mendustakan nikmat ini

gravatar

Manusia biasa



Aku bukan pahlawan
hanya membantu ketika ada kesempatan
aku bukan yang paling baik
hanya berusaha untuk lebih baik dan terus baik

gravatar

Sang Mempelai



Tak bisa dipuji hanya dengan kata-kata
karena terlalu indah
Tak bisa dilihat hanya dengan mata
karena terlalu mempesona

Tak bisa hanya hadiah sekuntum Bunga
karena layu ..., tak lama
Tak bisa hanya Janji bahagia
karena bukan Dongeng nan Indah

gravatar

Ijinkan kami berbagi




Allohu Akbar ... , Allohu Akbar ... , Allohu Akbar ... ,
Indah rasanya bisa berbagi tanpa beban
meski sekedar kambing jantan
terlebih lagi sapi pilihan
atau bahkan unta ...,
yang mungkin hanya ada di negeri seberang sana

idul Qurban ...
simbol peradaban, penghambaan, keikhlasan
sebagaimana kedua putra Adam berlomba menggapai Ridlo Tuhannya
sebagaimana Ibrahim dan Ismail, tegar ... akan janji pada Sang Pencipta

gravatar

aku mengagumiMu



aku mengagumiMu
kagum akan ciptaMu
kagum akan cintaMu
kagum akan "Maha" dalam sifatMu

tanpa batas ..., kagum akanMu
kagum akan qodlo dan qodarMu
kagum akan hikmah dalam tiap episode tumbuhku
kagum akan yang terbaik dariMu
meski tak kuasa nalarku

gravatar

ajari kami yaa Rabb ...



belum banyak yg bisa kami baca
dari goresan cahaya di penghujung malam-Mu
belum banyak yg bisa kami lakukan
dari bongkahan ilmu dalam ayat-ayat kauniyah-Mu
ajari kami yaa Rabb ...

apakah hati kami yg terlampau keras?
ataukah fikir kami yg terlalu lugas tanpa alas?
melihat tanpa memandang?
mendengar tanpa memperhatikan ... ???
ajari kami yaa Rabb ...

gravatar

Isteriku, maafkan aku



maafkan aku ...
memintamu tidur sebelum tengah malammu
di tengah asyikmu ...
bukan untukku,
melainkan untuk cintamu pada Tuhanmu
di sepertiga malammu
karena kita manusia biasa ...

maafkan aku ...
bertanya keadaanmu, di setiap langkahmu
di tengah sibukmu
bukan ku ingin mengganggu,
melainkan aku khawatir akanmu
lelah mendera ..., sakit pun tiba
dan semua rencana tak berjalan sempurna
karena kita manusia biasa ...

gravatar

Ridlo-Mu sempurnakan aku



ta'dzimku untuknya
do'aku menyertakannya
azzam perjuanganku tertuliskan namanya
dalam terang jiwa, mengikuti sunnah yang mulia

ikhtiar senantiasa kutorehkan
telapak langkah pun terus berjalan
mengharap rahmat-Mu
menggapai ridlo-Mu
merengkuh berkah-Mu

gravatar

Maukah engkau menjadi yang ke-empat?



Dalam diam aku merindu
Dalam hening aku menahan rasa itu
Dalam tafakkur dan do'a, aku menyertakanmu
Dalam tadabbur dan istikhoroh, engkau yang tertuju

Menggapai ridlo-Nya ...,
Semakin kuat himmahku, bersamamu
Menjalankan amanah-Nya ...,
semakin mantab langkahku, bersamamu
Insyaa Alloh ...

gravatar

Engkaulah satu-satunya




Ahad ... ahad ... ahad
Di saat hatiku gundah
Engkaulah satu-satunya tempat bertanya
Di saat jiwaku goyah
Engkaulah satu-satunya tempat berpasrah

Yaa sami'u yaa bashir ...
Engkaulah satu-satunya
Mendengar tangis kami ...
Membuka pintu maaf tuk kami
Menerima kehadiran hamba yg hina ini
disetiap titik detik ramai dan sunyi

gravatar

Uswah Hasanah (Contoh yang baik)



Uswah hasanah ...
sebuah implementasi dari istiqomah
sebuah bukti pribadi yang mulia
sebuah amal dengan pahala melimpah

Uswah hasanah ...
memotivasi diri tuk baik
belajar memberi yang terbaik
meski tanpa pujian yang laik

gravatar

Emas Kehidupan


yang terdengar...
yang terlihat...
yang terasa...
tak semua harus dikatakan

rasa sedih...
rasa kecewa...
rasa marah...
tak semua harus diluapkan

gravatar

Malam Ramadhan


Di malam itu ...
Puasa disempurnakan
Dahaga diguyur air bak tandus dengan hujan
Lapar dihilangkan dengan hiasan syukur dan tafakur kemanusiaan

Di malam itu ...
Setiap hamba ruku' dan mengakui sebuah keagungan
Setiap hamba sujud dan mengakui sebuah kemuliaan
Setiap hamba berdo'a dan memohon ampun atas setiap kesalahan

gravatar

Merendahkan hati



kata siapa baju ini milikku?
aku hanya meminjamnya, efek domino dari sunnah-Nya
kata siapa uang ini hasil jerih payahku?
aku hanya menjemputnya

kata siapa sehat ini kuasaku?
aku hanya menjaganya
kata siapa ilmu ini hasil kecerdasanku?
aku hanya mengambil dan berusaha memaksimalkan manfaatnya

gravatar

Kuatkan hatiku Ya Rabb ...



mungkin aku sedih
namun sedih itu hilang ketika membaca kalam-Mu
mungkin aku gundah
namun gundah itu hilang ketika aku yakin yang terbaik dari-Mu

mungkin aku bingung
namun bingung itu hilang ketika menengok sabda Nabi-Mu
mungkin aku banyak bertanya
namun jawaban itu datang di sekelilingku ...
dengan ijin-Mu ...
ayat-ayat kauniyah-Mu

gravatar

si kecil mulai masuk sekolah



kecil jemarimu
tak menghalangi keinginan bertanya-mu
sayup matamu
tak menutup semangat belajarmu

dalam diam, engkau menyimpan seribu pertanyaan
dalam riang, engkau mengenal alam sekitar
dalam tangis, engkau belajar bersabar
dalam lelah, engkau belajar tuk tegar

gravatar

Arti diamnya




sukutuha ..., jawabuha
diamnya adalah jawabnya
demikian telah dipesankan
demikian telah dikisahkan

sukutuha .., jawabuha
masihkah lestari dalam peradaban?
masihkah mengandung arti tawadhu' dalam ketaatan?
masihkan ..., dan masihkah?

gravatar

Dan aku belum tahu pasti ...


Mungkin dan sangat mungkin
engkau adalah sahabat di sisa hidupku
engkau adalah calon ibu dari anak-anaku
engkau adalah calon Saudari dari Adek dan kakakku
dan engkau adalah calon Menantu dari orangtuaku

Mungkin dan sangat mungkin
engkau yang ditentukan oleh Alloh ...
tuk menenangkanku
tuk memotivasiku
tuk menguatkanku
tuk menjaga iman dan islamku

gravatar

Calon untukmu





Mungkin ...
pemuda itu,
belum pernah hadir dalam mimpimu
belum pernah terbesit dalam benakmu
belum pernah terpikir dalam logikamu
belum pernah bersemayam dalam hatimu

Mungkin...
pemuda itu,
belum pernah bertemu denganmu
belum pernah kirim salam untukmu
belum pernah tersenyum untukmu
belum pernah hadir di depanmu

gravatar

Manusia beristighfar

Aku pun sering menangis
dalam kesedihan
dalam keputusasaan
dalam kepasrahan

Aku pun sering meratap
dalam keterbatasan
dalam keterpaksaan
dalam kekecewaan

aku pun sering mengeluh
dalam kelemahan
dalam kealpaan
dalam keadaan yg tak sesuai harapan

gravatar

dan aku pun melangkah ...



Di suatu titik ku berhenti ...
berpikir .. apakah benar yg tlah kulalui
menimbang ... benarkah jalan ini
melihat jauh ke depan, bertanya kepada hati

kumpulan teori ku pelajari
kubenamkan dalam memori
ku diskusikan, mengoreksi diri
ku amalkan ... agar tak mubadzir waktu belajar yg tlah dilalui

gravatar

Surat Ijin itu ...




Jikalau diijinkan ...
aku kan bersyukur ...,  Alhamdulillah
dalam ucapan bathin dan kata-kata,
dalam pemikiran dan langkah

Jikalau diijinkan ...
aku kan bertasbih ..., Subhanalloh
akan kreatifitas alam tak terbantahkan
akan indahnya takdir sesuai takaran

gravatar

Taqwa ... anugerah-Mu


Aku bukan siapa-siapa
Aku bukan orang berharta
Aku bukan orang bertahta
Aku bukan orang yang bisa apa saja

Aku bukan keturunan ulama
Aku bukan keturunan raja
Aku bukan keturunan orang kaya
aku bukan keturunan pejabat negara

yach ...
aku hanya orang biasa
biasa mencari ilmu meski tanpa biaya
biasa menjaga kesehatan meski hanya dengan maen bola
biasa makan, meski dengan biaya paling murah dan tak bisa kapan saja

gravatar

Benarkah aku mencintai-Mu?



Benarkah aku mencintai-Mu?
ketika bertemu dengan-Mu...
mataku berpaling dari sudut sujudku
ketika berbicara dengan-Mu
hatiku membisu ...
tak ada bekas rindu kepada-Mu

Benarkah aku mencintai-Mu?
ketika tak ada lagi ingin tuk bertemu
enggan berbicara dalam bahasa do'a
penaut cinta dalam hati seorang hamba kepada tuhannya
shalat dalam wajib dan sunnahnya

gravatar

Kemauan itu milik kita

Orang bilang ... aku pandai menulis
aku yg mengenal diriku bilang ...aku "mau" untuk menulis

Orang bilang ... aku tahu banyak tentang agama
aku yg mengenal diriku bilang ...aku "mau" untuk belajar terus tentang agama

Orang bilang ... aku disiplin subuh-an, meski tidur larut malam
aku yg mengenal diriku bilang ...aku "mau" berusaha dan bermunajat kepada penguasa waktu dan kesempatan

gravatar

Saat itu kan tiba ...


perasaan itu ada ...
meski tanpa kata
hati itu merasa
meski tanpa tanda

namun ...
kewajiban belumlah tertunaikan
batas minimal...
belumlah terselesaikan

gravatar

Lilin waktu dalam sempatku


Jika tak berani menantang hambatan ...
pantaskah aku menyebut diri pejuang?
Jika tak lekas bergegas ...
akankah ku jadi pemenang?

Ribuan alasan dan hambatan datang ...
entah dari mana berasal
ketika kaki melangkah ...
Jutaan jalan nan berkah terbuka di sana

gravatar

ikhlasmu ... dalam ilmu



ikhlasmu ... dalam ilmu
menggetarkan sujud semesta
mengungguli abid dalam riya'nya
lebih merdu dari qori' dalam sum'ah nya

keteguhanmu dalam belajar
menumbangkan digdaya kegelapan hati dan pikiran
istiqomahmu dalam mengajar
membuka pintu berkah pengetahuan

gravatar

Terimakasih Telah Menungguku



Dalam asa ...
Terkadang putus asa
Dalam rasa
Terkadang mati binasa

ketika daya tak berkekuatan
ketika upaya tak kunjung menghasilkan
ketika sabar tak berkesudahan
ketika manusia melewati batas normal yg digariskan

gravatar

Terang dalam GelapMu





Jauh sudah mentari meninggalkanku
Jauh sudah ashar berlalu
sang mega pun sembunyi dalam ufukMu
Pergantian hari, hidup dalam SunnahMu

Gelap ... kasat mata melihat
hitam ... warna langit kian pekat
sepi ... aktifitas dunia mulai tak terlihat
tenggelam dalam karbondioksida kian liat

gravatar

Jangan biarkan lusuh ...




Baru ... bilangan tahun itu
Baru ... resolusi menuju cita-cita itu
Baru ... hasil muhasabah waktu itu
Baru ... niat yang semakin lurus untuk-Mu

Meski bukan lembaran putih
ku jaga agar tetap bersih
ku warna agar semakin berseri
catatan amal dan ilmu dalam diri

Entri Populer Bulan ini

Views