gravatar

Lilin waktu dalam sempatku


Jika tak berani menantang hambatan ...
pantaskah aku menyebut diri pejuang?
Jika tak lekas bergegas ...
akankah ku jadi pemenang?

Ribuan alasan dan hambatan datang ...
entah dari mana berasal
ketika kaki melangkah ...
Jutaan jalan nan berkah terbuka di sana



Mayyasyaaaa' ...
Dia yang menhendaki ...?
atau siapa yang berkehendak ...?
yang pasti ... aku harus bertindak.

Astaghfirulloh ....
hambaMu lemah akan waktu
hambaMu khilaf atas nikmatMu
hambaMu terbuai rintangan palsu

Sahabatku ...
Gelapmu tak menutupi terangnya hatimu
semangatmu ... meluluhlantakkan keterbatasanmu
lilinmu mampu membeli waktu

Allohumma nawwir quluubana ...
Allohumma sahhil umuurona
Allohumma shohhih ajsadanaaa
Allohumma tsabbit aqdamana

Ya Alloh pancarkanlah cahayaMu dalam hati kami
sehingga kami mampu melewati sisi gelap kehidupan ini
Ya Alloh berikanlah kemudahan dalam urusan kami
sehingga tak mudah patah semangat ini

Ya Alloh anugerahkanlah kesehatan kepada kami
sehingga lapang perjuangan kami
Ya Alloh teguhkanlah pendirian kami
sehingga tak goyah hingga akhir masa nanti
Amin ...

.....................
Puisi ini disertakan dalam tulisan kami pada blog http://hikmah-caksyam.com
Puisi ini ditulis untuk memotivasi diri yang terkadang lalai dalam memanfaatkan keterbatasan dalam waktu yang terus berjalan. smoga bermanfaat.

Yogyakarta-PP.Pandanaran, 11 Pebruari 2010
Caksyam.

Entri Populer Bulan ini

Views