gravatar

Mengapa aku padaMu



Sungguh Mahal harga nyawa ini
Sungguh tak tergantikan kesehatan ini
Sungguh Indah rasa dalam hati
Sungguh ..., aku tak bisa mendustakan nikmat ini


Engkau hembuskan padaku sebuah nyawa
Engkau siapkan untukku orang tua
Engkau anugerahkan padaku saudara dan semesta
Engkau hiasi kehidupanku dengan rahmat dan berkah

Engkau gratiskan untukku tuk menghirup udara
Engkau bebaskan untukku tuk melihat langit dan hijau klorofil mempesona
Engkau manjakan pendengaranku dengan orkestra gemericik air nan indah
Engkau beri kesempatan aku tuk menghirup wewangian bunga, mengecap rasa buah

Sungguh..., aku padaMU ...
tak boleh ragu

Engkau tantang aku tuk berjalan
agar kelak bisa berlari
Engkau beri aku kesempatan tuk belajar
agar kelak lebih banyak berbagi

Engkau anugerahkan rasa Cinta
pun jua telah Engkau tunjuk seorang bidadari surga
Engkau terkadang uji aku dengan rasa kecewa
pun jua telah Engkau persiapkan pengalaman dan hikmah, tuk lebih mulia

Engkau uji aku dengan rasa takut
agar berani menyalakan cahaya kebenaran
Engkau uji aku dengan rasa lapar
agar kuat hati dalam berbagi dengan cara yang benar

Sungguh..., aku padaMu ...
tak pernah jemu

Engkau uji aku dengan kekurangan
pun jua telah Engkau persiapkan berkah dan kekuatan dalam berjuang
Engkau uji aku dengan kehilangan
pun jua telah Engkau persiapkan kejutan, rahasia indah kehidupan

Engkau arahkan aku tuk sabar
pun jua potensi hati yang bisa sedemikian tegar
Engkau arahkan aku tuk bertaqwa
pun jua telah Engkau perintah Para Rasul dan Ulama tuk mengantarnya

Engkau perintahkan aku tuk menjauhi zina
pun jua telah Engkau tunjukkan bagaimana meraih sakinah, mawaddah wa rohmah
Engkau anjurkan aku tuk beribadah
pun jua telah Engkau siapkan hadiah ...
hati yang tenteram, jiwa yang terarah

Sungguh..., aku padaMu ...
dan senantiasa padaMu

Engkau uji aku ...
agar lebih baik.
Engkau beri nikmat padaku
mengukur batas kufur nikmat yang senantiasa mengusik

Dalam do'a dan pinta
Engkau semakin mendekatiku
Dalam dosa dan salah
Engkau buka pintu taubatku

Aku ..., apa yang aku inginkan
Engkau ..., apa yang aku butuhkan
aku ..., apa yang indah dalam ranah pancaindera
Engkau ..., apa yang lebih mashlahat di dua dunia

Engkau beri aku Umur ...
Engkau beri aku kesempatan ...
Engkau beri aku semangat dan Kemauan ...
Engkau beri aku potensi dan waktu ...

Sungguh..., aku padaMu ...
Terlau banyak alasan..., tak bisa kusebut satu persatu

===========================
Semoga semakin menguatkan hati dan jiwa kita, serta seluruh potensi dalam diri kita
===========================

Yogyakarta, 20 November 2010
Caksyam

Entri Populer Bulan ini

Views