gravatar

kagumku untukmu kawan ...



Dalam panas terik..., kering kerontang
dahaga lelah, seakan tak berkesudahan
keringat bercucuran
hitam legam, berjuang penuh harapan

dalam goncangan bumi, runtuhkan bangunan
bertarung dengan waktu, pertahankan keseimbangan
hancur lebur ..., tak lagi bertiang
jantung berdegup kencang, doa penuh kepasrahan



dalam sapuan air bergelombang
seakan mengejar ..., tanpa ampunan
melumat semua yang menghadang
berlari begitu kencang, ikhtiar meraih keselamatan

Do'aku untuk mu kawan ...
bersama membangun kembali yang telah hilang
bergandengan tangan, mengasah ikhlasku yang usang
ingin melihat senyum mu kembali terkembang

kaku lidahku ini tuk layangkan sabar ...
karena ku yakin, engkau jauh lebih dari sabar
tersendat suaraku tuk lantunkan tawakkal
karena ku yakin, engkau jauh lebih bertawakkal

do'akan kami juga kawan ...
hati kami masih terlalu kotor tuk menatapmu
tangan kami masih terlalu berdebu tuk merangkulmu
ucapan kami masih terlalu kelu tuk menyapamu
dalam sederhana kami, kami malu .... kami tak mampu

engkau inspirasi nuraniku ...
engkau pengingat jiwaku
engkau penyemai rasa syukurku
engkau pemantik istighfarku

inna lillahi .., wa inna ilaihi rojiun
kita miliknya ..., dan kita kan kembali kepada-Nya


===============================================
sebuah renungan, mengasah alpa hati yang usang
smoga bermanfaat
===============================================

Yogyakarta, 22 Juli 2011
Caksyam

Entri Populer Bulan ini

Views